Kegelapan yang mulai terang

25 08 2008

entah kenapa jalan ini kini mulai terasa lebih ringan, apa mungkin karena semua aku bisa memahami situasi yang sebenarnya terjadi, yang benar dan kemunafikan sudah mulai menampakkan wajahnya dan kini sudah bisa melihatnya, karena memang sebelumnya lawan terlihatseperti kawan yang sangat dekat, tapi kini aku sudah bisa melihatnya dari ambisinya dari caranya rasanya memalukan sekali dia.. lebiah baik seorang pecandu yang tidak mau berhenti menggunakan daripada orang munafik yang ternyata gerakannya hanya sebatas mencapai karir pribadinya ditambah lagi dengan mengorbankan teman-teman yang tidak mengerti apa-apa, bahkan sebuah jaringanpun seolah-olah milik dia pribadi jujur saja tak akan ada yang bisa dicapai bila semua peraturan itu hanya ditentukan oleh seorang saja, dan tidak akan ada yang mau bergandeng bersama mu kawan bila kau mengekang hak asasi kami dan juga jangan pernah  bicara HAM bila ku sendiri melanggar Hak Asasi orang lain, ditambah lagi kau juga tidak menunjukkan contoj prilaku yang sebenarnya kau larang?? apakah ada yang berbeda antara alkohol dengan Drugs?? bukannya dua-duanya benda yang membuat manusia menjadi kecanduan?? lalu kau melarangnya kawan sedangkan kau terus-terus mengkonsumsi alkohol yang dimana kau membuat paradigma kesemua sahabat pecandu bahwa itu tidak masalah…dan sejujurnya kau tidak layak menjadi pemimpin yang membuat aturan sendiri, aku berharap kau menyadarinya kawann tanpa harus diturunkan, karena bila kau tetap menjadi nakhodanya kegelapan ini tak pernah mencapai terang, tapi aku [ribadi akan tetap menuju terang dibawah bendera kebenaran tanpa harus membuat aturan yang kita sendiri melanggarnya!!





kenapa harus seperti terus???

18 08 2008

Apa yang telah terjadi dalam hidupku sekarang terasa paling yang mengahcurkan, aku merasa ga pernah ada arti didalam kehidupan ini dan selalu kehilangan sesuatu yang pernah aku impikan didalam kehidupan ini, bahkan kehilangan itu melebihi apa yang telah aku dapatkan, mengapa yang aku alami harus seperti ini aku tak pernah mengerti kenapa harus selalu aku yang menjadi the losser nya? kemiskinan juga menjerat kehidupan kami, rumah, keluarga, anak bahkan istri  semua menghilang tanpa ada lagi yang tersisa, yang ada hanya kebencian terhadap kenyataan yang tak pernah merubah kehidupanku ini…mengapa harus kami yang menjadi korban dari pembangunan negara ini, mengapa harus terjadi sepanjang hidupku ini?? tak pernahkah kau merasakan apa yang seperti kami rasakan? mengapa kehidupan kami kami selalu dihantui kemiskinan, dikhianati oleh sahabat seperjuangan, dan akan menjadi bulan-bulanan musuh yang mengharapkan kehancuran ini, semua orang kini menjadi ikan hiu yang terus memangsa ikan-ikan kecil seperti kami, tak pernah kami merasakan kesejahteraan didalam ekonomi, tak pernah kami merasakan kedamamaian didalam kebersamaan karena semuanya selalu dihantui oleh pengkhianat-pengkhianat yang tak pernah terlihat didalam perjuangan kesejahteraan hidup ini








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.